Nurul Arifin Tidak Akan Maju dalam Pilwalkot Bandung, Fokus Kejar Kursi Parlemen

02 Februari 2024

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin memastikan tidak akan maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung periode 2024-2029 mendatang. Hal ini disampaikan saat Nurul hadir dalam acara konsolidasi Partai Golkar di Grand Ball Room Sudirman, Bandung, Jumat, (19/1/2024).


Nurul mengatakan, di ajang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang ia akan kembali fokus mengejar kursi parlemen sama seperti yang dijalankannya saat ini.

"Aduh, kemarin kan SK-nya bukan ke saya, saya biar di parlemen saja," ucap Nurul saat diwawancara awak media.


Nurul melanjutkan, pada kampanye Golkar kali ini, pihaknya telah menyesuaikan seluruh acara dengan kegiatan mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02 yakni Prabowo-Gibran. Karena seperti diketahui, Golkar merupakan salah satu partai yang mendukung pasangab calon tersebut.


"Kita tahu bahwa Golkar mendukung Pak Prabowo Subianto, jadi dalam setiap kegiatan kami selalu paralelkan kegiatan Golkar dengan kegiatan 02," katanya.


"Konsolidasi ini kan sudah masuk tahapan kampanye, tinggal 25 hari ini lagi menuju 14 Februari 2024. Saya kira kalau tidak sekarang kapan lagi. Jadi ini secara individual, saya menginisiasi dan kemudian berkoordinasi dengan partai jelas, dan juga pesertanya terbuka untuk umum, dan juga sebagian memang relawan saya, dan juga anggota dari senam Geulis," sambungnya.


Menyoal tentang kondisi suara Golkar di Jawa Barat, Nurul mengatakan, saat ini Golkar masih berada di posisi kedua. Tapi dia optimistis Golkar akan mendominasi dalam waktu dekat.


"Minimal memang kan semuanya 20 persen di DPRD Provinsi, Kota, dan Pusat dan kemudian Pilpresnya menang, ini adalah target dari Golkar.Kalau ngomongin Pilkada nanti September ya," ucapnya.


Terlebih, kata Nurul di Pilkada sebelumnya pihaknya telah unggul dengan perolehan 62% dan nanti Golkar akan melihat kembali perolehan-perolehan yang akan diperoleh oleh kadernha.


"Nanti September dengan dari hasil Pileg kita lihat Golkar di angka berapa, nanti kader-kader untuk Pilwalkot dan Pilkada lainnya ini bisa menjadi jagoan-jagoan Golkar dan memberikan kemenangan buat Golkar di atas angka 62 persen," pungkasnya.